Selasa, 09 April 2013

Pertandingan Pencak Silat

Dalam dunia olahraga adanya perubahan peraturan dianggap
wajar, karena melihat kondisi dalam pertandingan sendiri.
Kadang ada peraturan baru bahkan ada juga yang kembali pada
peraturan awal.
Tentu saja perubahan peraturan tersebut sudah melalui
pertimbangan-pertimbangan dari orang-orang yang mengerti
dan paham akan olaharaga tersebut.

Pertandingan pencak silat sebenarnya sudah ada jauh sebelum
adanya IPSI lihat saja seperti budaya pencak dor, yang berupa
pertarungan bebas untuk uji kemampuan dan menyambung tali
silaturahmi yang hingga kini masih diselenggarakan di
beberapa daerah Pertandingan pencak silat sendiri berasal dari
pencak silat-pencak silat tradisional yang mengadakan
pertandingan untuk lingkungan sendiri dengan peraturan yang
berbeda-beda guna menguji kemampuan selama masa
pelatihan. Dalam pertandingan pencak silat terjadi banyak
perubahan yang mengikuti perkembangan zaman, sekarang ini
yang utamanya diselenggarakan oleh IPSI untuk tingkat
nasional dan PERSILAT untuk tingkat internasional
pertandingan pencak silat adalah salah satu sarana olahraga
prestasi yang adanya pembatasan baik berupa peraturan
maupun teknik pencak silat. Pertandingan ini diadakan agar
masyarakat tidak hanya beranggapan bahwa pencak silat
bersinggungan dengan klenik maupun mistis tetapi agar
masyarakat lebih mengerti aspek dari pencak silat itu sendiri
yaitu pencak silat sebagai salah satu olahraga yang ada di
masyarakat nusantara serta telah lama digemari masyarakat
terdahulu, sebagai
bentuk wadah dalam menampilkan kemampuan dalam
menghayati dan memperagakan pencak silat baik seni dan
beladiri serta menunjukkan filosofi filosofi yang terdapat dalam
gerak maupun pemahaman pencak silat.

Saya memang bukan seorang atlit, pelatih atlit maupun wasit
juri, saya hanya seorang yang berusaha memahami apa itu
pencak silat dan bagaimana pencak silat bertahan di
masyarakat oleh karena itu berikut ini saya lampirkan peraturan
mengenai pertandingan pencak silat, baik tanding maupun seni
( Tunggal, Ganda dan Regu) yang saya harapkan dapat
dimengerti oleh semua insan pencak silat, dapat diterapkan
bahkan mungkin dapat menjadi acuan untuk memajukan
perguruan mencapai ke4aspek pencak
silat.

Jangan lupakan pencak silat tradisional karena dari sanalah
pencak silat olahraga berasal.

Salam pencak silat!

Maaf pemirsa, blog lewat smartphone terbatas gak seperti di
komputer, file tidak bisa di upload, yang ingin filenya bisa kirim
email ke dm_shadaa @ yahoo .com Format subjek: file
pertandingan,nama

Selasa, 25 September 2012

Cara Daftarkan Perguruan Ke IPSI


IPSI sebagai wadah yang dibentuk dan diakui oleh pemerintah bertugas menaungi perguruan-perguruan pencak silat. Menurut saya, seharunya IPSI bersifat aktif dalam melaksanakan tugasnya baik itu mendata perguruan-perguruan pencak silat maupun mengadakan event-event pencak silat, tapi sepengamatan saya IPSI tidak terlalu aktif dalam mendata perguruan-perguruan pencak silat sehingga banyak perguruan-perguruan yang kesannya asing dengan IPSI.

Jika pihak IPSI tidak terlalu aktif dalam mendata perguruan-perguruan pencak silat yang ada maka perguruan-perguruan tersebutlah yang harus aktif mendaftarkan diri ke IPSI, agar dapat pembinaan dari IPSI.

Bagaimana caranya dan syaratnya apa saja?

Cara untuk daftarkan perguruan ke IPSI adalah datangi kantor IPSI terdekat, bawa syarat-syarat yang diperlukan isi formulisnya deh, hehehehe, Berikut penjelasan lebih lengkap.

Untuk menjadi anggota IPSI Kecamatan, organisasi dan/atau perguruan pencak silat
yang bersangkutan mempunyai anggota aktif sekurang-kurangnya 25 orang (Biasanya yang diminta adalah jajaran pengurus dan pelatih)

Untuk menjadi anggota IPSI Kabupaten / Kota, organisasi dan/atau perguruan
pencak silat yang bersangkutan mempunyai jumlah Kecamatan sekurang-kurangnya
seperempat (1/4) dari jumlah IPSI Kecamatan yang terdapat di wilayah kerja IPSI
Kabupaten / Kota bersangkutan. Ketentuan ini tidak berlaku bagi Kabupaten / Kota
yang belum mempunyai IPSI Kecamatan dan hanya ada satu (1) organisasi dan/atau
perguruan pencak silat di wilayahnya, organisasi dan/atau perguruan pencak silat
bersangkutan dapat secara langsung mendaftar menjadi anggota IPSI Kabupaten /
Kota yang terkait.

Untuk menjadi anggota IPSI Provinsi, organisasi dan/atau perguruan pencak silat
yang bersangkutan harus mempunyai jumlah Cabang yang seluruhnya telah menjadi
anggota IPSI Kabupaten / Kota sekurang-kurangnya setengah (1/2) dari jumlah IPSI
Kabupaten / Kota yang terdapat di wilayah kerja IPSI Provinsi bersangkutan.

Untuk menjadi anggota IPSI Pusat, organisasi dan/atau perguruan pencak silat
yang bersangkutan harus mempunyai jumlah Wilayah dan/atau Cabang yang seluruhnya
telah menjadi anggota IPSI Provinsi sekurang-kurangnya pada 10 dan/atau setengah
(1/2) + satu (1) IPSI Provinsi.

Dalam memenuhi persyaratan untuk mendapatkan keanggotaan IPSI, organisasi
dan/atau perguruan pencak silat harus mengisi formulir yang dapat diperoleh dari
pengurus IPSI setempat dan menyerahkan kembali bersama dengan lampiran-lampiran
lain, yaitu :

1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi dan/atau perguruan yang
sejiwa dan selaras dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPSI.
2. Penjelasan tentang sumber aliran dan sejarah berdirinya organisasi dan/atau
perguruan pencak silat bersangkutan (Alangkah baiknya disebutkan dengan jelas asal keilmuan sang gurunya)
3. Susunan pengurus dan jumlah anggota.
4. Surat pernyataan kesanggupan menjunjung tinggi nama dan kehormatan IPSI dan
mendukung serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kebijakan dan program
IPSI.

Formulir yang telah diisi dan lampiran-lampirannya diserahkan kepada pengurus
IPSI yang bersangkutan, yaitu :
Untuk keanggotaan IPSI Pusat kepada PB IPSI.
Untuk keanggotaan IPSI Provinsi kepada Pengprov IPSI.
Untuk keanggotaan IPSI Kabupaten / Kota kepada Pengkab / Pengkot IPSI.
Untuk keanggotaan IPSI Kecamatan kepada Pengcam IPSI.

Pengurus IPSI yang bersangkutan melakukan penilaian terhadap kebenaran
syarat-syarat dan pengisian formulir keanggotaan IPSI dan lampiran-lampiran yang
telah ditentukan.

Apabila semua syarat dan formulir keanggotaan IPSI beserta lampirannya dinilai
cukup benar, maka organisasi dan/atau perguruan pencak silat yang bersangkutan
diberi sertifikat (surat keterangan) keanggotaan IPSI. Duplikat sertifikat
tersebut dikirim kepada pengurus IPSI setingkat di atasnya dan kepada PB IPSI.

Nah sudah tau kan bagaimana cara daftarnya, jadi kalau sudah bisa terpenuhi syarat-syaratnya tak ada salahnya daftar ke IPSI.

Kemudian muncul pertanyaan apakah jika pencak silat tradisonal mendaftarkan diri ke IPSI maka harus mengikuti pertandingan?

Menurut saya TIDAK HARUS, karena pendaftaran hanya berakibat hukum diakui dan berhak dapat pembinaan. Perguruan pencak silat tradisional sebaiknya mempertahankan ciri khasnya, karena pencak silat tanding berakar dari pencak silat tradisional. Jika yang tradisional sudah tidak ada maka kemudian silat tanding seperti duel biasa saja.

Sekian.

Sumber,(lupa)

Jumat, 20 Juli 2012

Penerimaan Anggota Baru 2012-2013

Tiap tahunnya pastd syahbandar mengadakan kegiatan penerimaan anggota baru yang bisanya diadakan bersamaan dengan penerimaan siswa baru pada bulan juli. seperti biasa, selalu diadakan atraksi sebagai perkenalan di beberapa sekolah. kali ini atraksi diadakan di SMKN 2 TANGERANG pada hari minggu, SMAN 6 TANGERANG DAN SMKN 4 TANGERANG pada hari rabu.

Persiapan atraksi telah dilakukan sejak akhir bulan lalu di masing-masing cabang, ya seperti biasa saja atraksinya berupa beberapa teknik jurus dan aplikasi. 

semoga hasilnya tidak mengecewakan.